PERAN KOMITE MADRASAH DALAM PEMBINAAN AKHLAK SISWA

PERAN KOMITE MADRASAH DALAM PEMBINAAN AKHLAK SISWA
About the Book

Dalam konteks keindonesiaan hal ini juga menjadi salah satu amanah penting UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.  Pada Pasal 3 dinyatakan dengan jelas bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Berdasarkan kondisi di atas, maka pendidikan akhlak, pendidikan karakter, pendidikan moral ataupun istilah-istilah serupa lainnya (terlepas dari pihak yang membedakan) menjadi sangat penting dilaksanakan di dunia pendidikan, terutama pendidikan Islam. Dalam hal ini madrasah sebagai lembaga pendidikan formal yang berada di bawah naungan Kementerian Agama sudah barang tentu tidak bisa berjalan sendiri, sebab sebagai bagian dari sebuah lingkungan, maka masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa semua yang dijalankan sekolah/ madrasah sudah sesuai dengan ketentuan maupun tujuan yang ingin dicapai. Dalam konteks inilah maka Komite Madrasah menduduki peran yang signifikan, termasuk dalam menunjang keberhasilan pendidikan akhlak yang dijalankan madrasah sebagaimana diamanahkan oleh Peraturan Menteri Agama R.I. Nomor 16 Tahun 2020 tentang Komite Madrasah. Dalam Pasal 4 dinyatakan bahwa salah satu fungsi Komite Madrasah untuk mendukung peningkatan mutu pelayanan pendidikan madrasah adalah dengan cara melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan.

Disclosure of Material Connection: Some of the links in the page above are "affiliate links." This means if you click on the link and purchase the item, I will receive an affiliate commission. I am disclosing this in accordance with the Federal Trade Commission's 16 CFR, Part 255: "Guides Concerning the Use of Endorsements and Testimonials in Advertising."